09. April 2012 · 9 comments · Categories: Uncategorized

Hati-hati parkir di Stadion Sultan Agung Bantul

Untuk pertama kali saya masuk ke lingkungan komplek Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu 4 April 2012. Saat itu untuk melihat, juga pertama kali, kompetisi pacuan kuda Bupati Bantul Cup ke 2. Tiba pukul 14.00, saya cuma bisa lihat mulai race ke 15, sampai yang terakhir, race ke 18, karena pacuan dimulai sejak pagi.

Penonton ramai, memadati sisi luar lintasan sepanjang bagian Timur. Ada juga penonton di sisi dalam lintasan. Arah pacuan kuda mengikuti jarum jam. Bagian penonton yang bertempat duduk, dan bertenda, kapasitasnya hanya sekitar 1000 kursi, sepertinya khusus untuk undangan, juga penuh.

Tidak ada tiket masuk untuk pengunjung pacuan tersebut, hanya untuk kendaraan yang dikenakan tarif. Saya bayar Rp2.000 untuk sepeda motor. Namun, saya kecewa dengan pelayanan yang saya dapat dari jumlah uang tersebut.

Pertama, cukup jelas tertulis dalam karcis tersebut “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB KAMI”, dengan semacam stempel dari PAGUYUBAN PARKIR STADION SULTAN AGUNG BANTUL (PASSABA). Maka, petugas parkir Stadion Sultan Agung Bantul tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan kendaraan itu. Tak ada guna mempertanyakan kendaraan Anda ke petugas jika hilang.
More »

Share in top social networks!
28. March 2012 · 1 comment · Categories: Uncategorized

#MerekaBelumKembali Seri Tweet mengenang seorang aktivis yang dihilangkan pada tahun 1998

Akun twitter @ariebodong memulai seri tweet itu pada 21:43 WIB, 12 Maret 2012 via m.tweete.net dengan tagar #MerekaBelumKembali. Dia buat 89 poin seri tweet. Seri Tweet berakhir pada 23.46 WIB hari yang sama.

Berkisah tentang kakaknya, Bimo Petrus (Petrus Bima Anugrah), yang belum kembali sampai materi ini ditayangkan. Bimo Petrus dihilangkan pada tahun 1998. Keluarga Arie bersama Ikatan Keluarga Orang Hilang, terus menuntut kepastian keberadaan Bimo Petrus.

Membaca seri tweet Arie tentang kakaknya itu seperti menonton film. Terasa sangat intim sekaligus tetap netral. Bahkan ada tambahan selera humor yang pas, cukup untuk membuat saya tersenyum. Seolah ditulis oleh orang lain yang tidak punya hubungan saudara. Menunjukkan kematangannya dalam menulis, menyadari tulisannya akan dibaca oleh orang lain. Meski kesalahan ketik di sana sini.

Bandingkan dengan kisah Bimo Petrus yang pernah disiarkan sindikasi Pantau dalam judul “Mencari Bima”, oleh Mulyani Hasan, di sini.

More »

Share in top social networks!
19. March 2012 · 6 comments · Categories: Uncategorized

Keramahan warga Jember, menyambut kunjungan pertama

Bagian pertama: Di Kereta Api Logawa

Saya belum pernah ke Jember. Pilihan untuk mengunjunginya karena, selain ada waktu dan biaya, terutama adalah penasaran melihat langsung keindahan Pantai Tanjung Papuma. Pantai yang sudah beberapa kali saya lihat foto-fotonya di berbagai galeri foto online. Ditambah, dalam brosur wisata yang disodorkan teman ngopi saya, sepulangnya dari Jember pada pertengahan 2011.

Saya tidak punya kenalan di sana. Saya dapat kenalan lewat jejaring teman blogger, satu bulan sebelum berangkat. Belakangan, pada hari pertama di Jember baru ingat seorang kenalan dari milis indobackpacker yang tinggal di Jakarta, asal Jember. More »

Share in top social networks!
16. March 2012 · 2 comments · Categories: Uncategorized

Materi ini saya dapat dari koran Kedaulatan Rakyat yang terbit dalam minggu ini. Terima kasih kepada pemulung yang ternyata tidak hanya mengurangi sampah, tapi juga mengembalikan barang curian.

Sejak beberapa bulan terakhir, saya sedang suka baca rubrik “Sungguh-sungguh Terjadi” yang dipasang pada halaman depan, sudut kanan bawah, koran itu. Rasanya lebih mencerahkan, daripada baca berita utama tentang kenyataan di republik itu.

Yeah, demikianlah tugas koran, memberitakan kenyataan. Saya setuju, memang yang paling penting untuk diketahui publik adalah tidak becusnya kerja penguasa yang dibayar oleh kerja keras rakyat. More »

Share in top social networks!
20. February 2012 · 9 comments · Categories: Uncategorized

Lima ribu rupiah yang mengubah Rahmat

Ini kisah tentang perubahan (positif) seorang lelaki Aceh, anak dari keluarga yang tergolong berada. Ayahnya pensiunan bankir, yang kini mengelola hotel di Medan.

Kisah begini, pada bagian sebelum dia berubah, tentu jauh dari bisa disamaratakan dengan remaja Aceh lainnya yang kuliah di Daerah Istimewa Yogyakarta ini. Namun, kabar buruknya adalah saya kenal lebih dari satu orang Aceh yang perilakunya mirip.

Satu sisi uang kertas pecahan Rp5.000 tahun 2012

More »

Share in top social networks!
10. February 2012 · 11 comments · Categories: Uncategorized

Mengajak blogger mempromosikan sejarah kota

(di kiri) Dwi Cahyono, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Jawa Timur, penggagas Festival Malang Kembali (Malang Tempo Dulu)

Komunitas Blogger Malang, alias Globber Ngalam, mengundang berbagai komunitas blogger lainnya untuk mengikuti rangkaian acara OBLONG MERAH MUDA, singkatan dari Obrolan Blogger Ngalam Mengenang Sejarah Memajukan Budaya. Acara tersebut bagian dari rangkaian acara peringatan empat tahun berdirinya komunitas itu.

www.triunt.com

More »
Share in top social networks!
27. January 2012 · 8 comments · Categories: Uncategorized

Saya pilih lereng Gunung Merapi dan Merbabu, alias di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, untuk menikmati malam pergantian tahun 2011 ke 2012.

Berdasar pengalaman tahun-tahun sebelumnya, malam pergantian tahun di Jogja, kota domisili saya, terlalu crowded, macet. Kemacetan Jogja sudah mulai terasa sejak satu minggu sebelum pergantian tahun. Volume kendaraan membengkak.

Saya tidak bisa menikmati suasana demikian. Bahkan, jika saya hanya berdiam di kamar kos saja, keriuhan itu memuakkan. Saya lebih suka di pegunungan yang sejuk, dan tidak terlalu riuh.

Api unggun malam tahun baru 2012

More »

Share in top social networks!
Follow

Get every new post on this blog delivered to your Inbox.

Join other followers: