Sogok Telik sebagai makanan ringan

Sogok Telik sebagai makanan ringan

Sogok Telik (Adenanthera pavonina), alias Saga Telik, alias Sogo Telik, adalah sejenis tumbuhan yang baru kukenal saat di Malang. Persisnya di sekretariat Indonesia Dragonfly Society (IDS), Jalan Gresik Nomor 14, Senin 24 Desember 2012.

Dua pegiat IDS, Feri dan Putri, mengambil buah (atau biji?) Sogok Telik yang tumbuh di depan rumah sekretariatnya. Mereka mengolahnya menjadi makanan ringan (snack). Caranya, setelah buah tersebut dicuci, digoreng tanpa minyak, alias sangrai, lalu diberi taburan garam.

Proses pembuatan sederhana. Rasanya pun sederhana. Memakannya seperti kuaci, kulitnya yang keras harus dikupas dulu, lalu isinya yang tak seberapa itulah yang dimakan.

Bagiku, kerja keras mengupasnya, terasa terlalu payah untuk bisa memakan buah yang rasanya tak seberapa. Rasanya cenderung tawar, tanpa rasa gurih. Lebih enak kacang biasa saja. Namun, sepertinya banyak warga IDS yang menyukainya.

Oh, mari kita lihat slideshow saja.

3 thoughts on “Sogok Telik sebagai makanan ringan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ one = 10

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>